Popular Posts
-
Run the truce is ending. Mengambil setting tahun 1897, sebuah desa kecil bernama Covington, Pennsylvania yang berpenduduk 60 orang percay...
-
By: J.K. Rowling Genre: Novel Fantasi Rating: ***** Page: 607 Halaman Penerbit: Bloomsbury Publishing PLC, Scholastic Press, Raincoast B...
-
By: Cecelia Ahern Penerbit: GPU Gendre: Novel Dewasa Hal: 632 Halaman Pengalih Bahasa: Monica DC Cetak ke-4: February 2008 Kalau saja...
-
Review Buku - The Girl With The Dragon Tattoo By: Stieg Larsson Genre: Mistery - Thriller Rating: ***** Page: 783 Halaman Penerjemah: Nurul...
-
The Tourist (2010) Sebenarnya film ini sudah keluar tahun 2010 tapi ini pertama kali saya menontonya, alasannya, karena saya masih kesal d...
-
Sutradara: David Yates Penulis Novel: J.K. Rowling Produser: David Heyman, David Barron Pemeran : Daniel Radcliffe, Rupert Grint, Emma Watso...
-
By: Sundea Ilustrasi: Triguntur Penerbit:Read! Gendre: Fiksi Anak Hal: 264 Halaman Membaca buku "Dunia Adin" seolah saya sed...
-
From: The Bartimaeus Trilogy By: Jonathan Stroud Genre: Novel Fantasi Rating: ***** Page: 512 Halaman Penerbit: GPU Penerjemah:Poppy D...
Kategori
- Best Seller Book (6)
- Box Office (8)
- Buku - Fiksi Fantasy (3)
- Buku - Metropop (1)
- Buku - Mistery Thriller (2)
- Buku - Novel Dewasa (2)
- Buku Fiksi Anak (2)
- Buku Fiksi Fantasy (5)
- Buku Komedi Horor (1)
- Buku Kumpulan Cerita (1)
- Buku Metropop (2)
- Buku Novel Dewasa (3)
- Coming Soon (2)
- Film Action (4)
- Film Animasi Anak (3)
- Film Drama (6)
- Film Drama Musical (2)
- Film Drama/Romance (3)
- Film Fiksi Fantasy (4)
- Film Horror (1)
- Film Indonesia (3)
- Film Keluarga (2)
- Film Romantic Thriller (1)
- Review Buku (17)
- Review Film (19)
Be My Friends :-)
Showing posts with label Buku Metropop. Show all posts
Showing posts with label Buku Metropop. Show all posts
Friday, September 10, 2010
Review Buku - Quarter Life Dilemma - Dilema Seorang Ine
By: Primadona Angela
Genre: Metropop
Rating: ****
Page: 320 Halaman
Penerbit: GPU
Quarter Life Dilemma (Dilema seorang Ine) adalah buku ber genre Metropop. Sebenarnya buku ini berhubungan dengan buku Dona sebelumnya yang berjudul Quarter Life Fear, tapi ia menegaskan kalau buku ini bukan sequel dari QLF, jadi dengan membaca buku ini tanpa membaca QLF pun tidak menjadi masaalah.
QLD menceritakan tentang Ine Puspitasari (sahabat Belinda di DLF) wanita masakini yang cantik jelita, cerdas, karir bagus, punya sahabat yang menyayanginya. Ia juga mampu menggaet pria-pria tampan, bila mau! Kalau di lihat, kehidupan Ine sangat sempurna, tapi sebenarnya tidak.
Dalam menjalani hidupnya Ine kerap di hadapkan dengan berbagai dilemma, entah itu dilemma dengan rekan kerjanya, dengan sahabatnya Belinda yang sebentar lagi akan melahirkan atau dilemma ketika memilih pria tepat untuk menjadi pendamping hidupnya?
Seperti kejadian saat sahabatnya Hans yang tiba-tiba saja memberi kabar bila ia telah di lamar oleh pasangannya Pras, seorang cowok tampan yang ternyata adalah mantan Ine. Dan juga, sahabatnya Belinda yang selalu membutuhkannya setiap saat, entah itu hanya untuk curhat, shopping gila-gilaan khas ibu muda yang akan segera melahirkan sampai dengan kesibukan Belinda yang mencari pendamping untuknya.
Klimaksnya adalah, saat Ine harus memilih antara karirnya di ad agency ternama atau menemani sahabatnya Belinda melahirkan? Dilemma yang membuat Ine harus mengambil pilihan yang benar-benar bijak, karena masa depannya sedang di pertaruhkan.
Novel ini menarik untuk di baca. Aku sangat menganjurkan buku ini di baca oleh ibu-ibu muda yang segera akan melahirkan anak pertama, soalnya di dalam buku ini penulis banyak menyisipkan trik dan tips tentang pernak – pernik Ibu hamil sebelum melahirkan. Aku suka gaya Dona menulis, lucu, menyegarkan dan informative, jadi aku beri bintang empat untuk QLD. (SA/2007)
Genre: Metropop
Rating: ****
Page: 320 Halaman
Penerbit: GPU
Quarter Life Dilemma (Dilema seorang Ine) adalah buku ber genre Metropop. Sebenarnya buku ini berhubungan dengan buku Dona sebelumnya yang berjudul Quarter Life Fear, tapi ia menegaskan kalau buku ini bukan sequel dari QLF, jadi dengan membaca buku ini tanpa membaca QLF pun tidak menjadi masaalah.QLD menceritakan tentang Ine Puspitasari (sahabat Belinda di DLF) wanita masakini yang cantik jelita, cerdas, karir bagus, punya sahabat yang menyayanginya. Ia juga mampu menggaet pria-pria tampan, bila mau! Kalau di lihat, kehidupan Ine sangat sempurna, tapi sebenarnya tidak.
Dalam menjalani hidupnya Ine kerap di hadapkan dengan berbagai dilemma, entah itu dilemma dengan rekan kerjanya, dengan sahabatnya Belinda yang sebentar lagi akan melahirkan atau dilemma ketika memilih pria tepat untuk menjadi pendamping hidupnya?
Seperti kejadian saat sahabatnya Hans yang tiba-tiba saja memberi kabar bila ia telah di lamar oleh pasangannya Pras, seorang cowok tampan yang ternyata adalah mantan Ine. Dan juga, sahabatnya Belinda yang selalu membutuhkannya setiap saat, entah itu hanya untuk curhat, shopping gila-gilaan khas ibu muda yang akan segera melahirkan sampai dengan kesibukan Belinda yang mencari pendamping untuknya.
Klimaksnya adalah, saat Ine harus memilih antara karirnya di ad agency ternama atau menemani sahabatnya Belinda melahirkan? Dilemma yang membuat Ine harus mengambil pilihan yang benar-benar bijak, karena masa depannya sedang di pertaruhkan.
Novel ini menarik untuk di baca. Aku sangat menganjurkan buku ini di baca oleh ibu-ibu muda yang segera akan melahirkan anak pertama, soalnya di dalam buku ini penulis banyak menyisipkan trik dan tips tentang pernak – pernik Ibu hamil sebelum melahirkan. Aku suka gaya Dona menulis, lucu, menyegarkan dan informative, jadi aku beri bintang empat untuk QLD. (SA/2007)
Review Buku - Sammy's Hill
By: Kristin Gore
Genre: Metropop
Rating: ****
Page: 600 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Monica D.C.
Cetak: September 2006
Sudah sejak lama saya ingin sekali membeli buku ini, namun sayang selalu saja niat itu urung ketika saya tau kalau buku ini masuk kategori 'chiklit.' Maklum, saat ini saya lagi senang membaca novel fiksi fantasy dan sejenisnya.
Setelah berhasil membeli, saya pun mulai membaca Sammy's Hill dengan rasa terpaksa. Ajaib nya, ketika membaca chapter awal, cara pandangku terhadap buku ini langsung berubah. Kristin Gore, benar-benar menyuguhkan cerita yang sangat menarik untuk di ikuti.
Sammy's Hill, bercerita tentang Samantha Joyce, cewek manis yang berusia 26 tahun, dan memiliki karir cemerlang. Sammy berkerja sebagai seorang analis masalah kesehatan dari Senator ternama, Robert Gary. Sesungguhnya Sammy pun heran dengan prestasinya, bagaimana bisa seorang wanita sekikuk dirinya bisa mendapatkan jabatan itu!? Pertanyaan yang sering kali menghantuinya.
Memang tidak mudah bagi Sammy untuk dapat mempertahankan pekerjaannya di Washington DC, banyak intrik antar senator dan staffnya yang terjadi di Capitol hill. Beruntung kehidupan asmara Sammy dapat mengimbangi intrik-intrik itu, apa lagi sejak kehadiran Aaron Driver, salah satu staff senator, Sammy sangat menikmati kebersamaan mereka, sayangnya skandal email nyasar membuat semuanya menjadi berantakan.
Namun, bukan Sammy namanya bila tidak mampu menghadapi semua masalah dengan baik. Dengan rasa idealisme dan sikap lugas, Sammy berusaha menjadi dirinya sendiri dan mencapai apa yang akhirnya pantas untuk ia dapatkan, karir yang semakin memuncak dan pria tepat yang menjadi pendampingnya.
Kristin Gore memang cerdas. Ia dapat menggabungkan cerita
serius, lucu, romance dengan sangat baik. Baru kali ini saya membaca 'chiklit' cerdas. Ceritanya tidak hanya mengumbar cerita cinta, namun banyak sekali pesan dan ilmu yang bisa saya petik dari seorang Sammy.
Saya sangat senang ketika tau Kristin Gore, telah menerbitkan cerita Sammy selanjutnya, yang berjudul "Sammy's House." Kehebohan apa lagi yang akan di alami Sammy...? Aduh, rasanya saya sudah tidak sabaran ingin segera membaca buku itu. (SA/2007)
Genre: Metropop
Rating: ****
Page: 600 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Monica D.C.
Cetak: September 2006
Sudah sejak lama saya ingin sekali membeli buku ini, namun sayang selalu saja niat itu urung ketika saya tau kalau buku ini masuk kategori 'chiklit.' Maklum, saat ini saya lagi senang membaca novel fiksi fantasy dan sejenisnya.Setelah berhasil membeli, saya pun mulai membaca Sammy's Hill dengan rasa terpaksa. Ajaib nya, ketika membaca chapter awal, cara pandangku terhadap buku ini langsung berubah. Kristin Gore, benar-benar menyuguhkan cerita yang sangat menarik untuk di ikuti.
Sammy's Hill, bercerita tentang Samantha Joyce, cewek manis yang berusia 26 tahun, dan memiliki karir cemerlang. Sammy berkerja sebagai seorang analis masalah kesehatan dari Senator ternama, Robert Gary. Sesungguhnya Sammy pun heran dengan prestasinya, bagaimana bisa seorang wanita sekikuk dirinya bisa mendapatkan jabatan itu!? Pertanyaan yang sering kali menghantuinya.
Memang tidak mudah bagi Sammy untuk dapat mempertahankan pekerjaannya di Washington DC, banyak intrik antar senator dan staffnya yang terjadi di Capitol hill. Beruntung kehidupan asmara Sammy dapat mengimbangi intrik-intrik itu, apa lagi sejak kehadiran Aaron Driver, salah satu staff senator, Sammy sangat menikmati kebersamaan mereka, sayangnya skandal email nyasar membuat semuanya menjadi berantakan.
Namun, bukan Sammy namanya bila tidak mampu menghadapi semua masalah dengan baik. Dengan rasa idealisme dan sikap lugas, Sammy berusaha menjadi dirinya sendiri dan mencapai apa yang akhirnya pantas untuk ia dapatkan, karir yang semakin memuncak dan pria tepat yang menjadi pendampingnya.
Kristin Gore memang cerdas. Ia dapat menggabungkan cerita
serius, lucu, romance dengan sangat baik. Baru kali ini saya membaca 'chiklit' cerdas. Ceritanya tidak hanya mengumbar cerita cinta, namun banyak sekali pesan dan ilmu yang bisa saya petik dari seorang Sammy.Saya sangat senang ketika tau Kristin Gore, telah menerbitkan cerita Sammy selanjutnya, yang berjudul "Sammy's House." Kehebohan apa lagi yang akan di alami Sammy...? Aduh, rasanya saya sudah tidak sabaran ingin segera membaca buku itu. (SA/2007)
Subscribe to:
Posts (Atom)

