Popular Posts

Be My Friends :-)

Showing posts with label Best Seller Book. Show all posts
Showing posts with label Best Seller Book. Show all posts
Wednesday, January 4, 2012

Review Buku - The Girl Who Played With Fire


By: Stieg Larsson
Genre: Mistery - Thriller
Rating: *****
Page: 904 Halaman
Penerjemah:
Penerbit: Qanita
Cetak: December 2009

Sebelum anda membaca buku ini , sebaiknya anda membaca buku pertamanya "The Girl With The Dragon Tattoo" Langsungg aja ya saya review :D

Setelah sukses memecahkan kasus dugaan pembununhan dan juga membuat nama baiknya bersih, kali ini Mikael Blomkvist  kembali lagi beraksi dengan cerita yang sangat keren dari Trilogy Millenium, karya Stieg Larsson!!

Berawal dari artikel yang dibuat oleh penulis paruh waktu di Millenium, Dag Svensson yang mengangkat tema penjualan wanita , prostitusi , pengedar narkoba di Swedia. Mikael dan tim dari Millenium sibuk melakukan investigasi untuk menerbitkan edisi ini. 

Namun sebelum artikel tersebut terbit, Dan Svensson dan istrinya Mia Svensson dibunuh di apartmentnya. Yang paling mengejutkan, Lisbeth Salander menjadi tersangkah nomor satu dari kasus pembunuhan ini.

Menjadi buronan nomor satu di Swedia, membuat misteri Lisbeth yang misterius menjadi terkuak. Banyak kisah kelam Lisbeth yang terungkap. Mikael yang mengenal Lisbeth dengan baik, tidak percaya dengan tuduhan itu, dan ia pun melakukan investigasinya!!

Mampukah Mikael membantu Lisbeth keluar dari masalah yang semakin hari semakin rumit ini?? Well anda harus membaca buku ini sendiri!

Stieg Larsson memang sungguh jenius menyusun plot cerita, anda nggak akan bisa menebak bagaimana alur ceritanya. Semakin anda membaca maka semakin ingin anda menyelesaikannya (baca: nggak mau STOP!)

Saya akan review bulu selanjutnya, buku terakhir dari Trilogy ini "The Girl Who Kicked The Hornets' Nest" (SA/2012)

Baca Review Buku Lain: 


Tuesday, January 3, 2012

Review Buku - The Girl With The Dragon Tattoo


By: Stieg Larsson
Genre: Mistery - Thriller
Rating: *****
Page: 783 Halaman
Penerjemah: Nurul Agustina
Penerbit: Qanita
Cetak: Agustus 2009

Bagi anda yang menggemari cerita detektif seperti buku Agatha Cristie, anda pasti suka buku ini. Tapi, bagi saya buku karya Stieg Larsson ini sangatkeren sekali. Apalagi sangat masa kini. Buku ini diterbitkan setelah sang penulis meninggal, tahun 2004 yang lalu. 

The Girl with the dragon tattoo, release pertama kali 2005 dan langsung menjadi best seller. Oh ia, buku ini terdiri dari 3 buku, atau trilogy, saya akan mereview ke 3 buku tersebut ya. Namun kali ini saya akan mulai mereview 'The Girl With The Dragon Tattoo'

Plot dibuka saat Mikael Blomkvist, seorang wartawan majalah politik Millennium, kalah dipersidangan karena menulis artikel tentang pengusaha Hans Erik Wennerstrom. Ia di tuduh mencemarkan nama baik karena artikelnya yang ia terbitkan dan harus menanggung 3 bulan kurungan di penjara.

Ditengah kekacauan itu, serang pengusaha, pensiunan CEO dari Vanger Corporation menawarkan sebuah pekerjaan kepada Mikael, pekerjaan yang sama sekali berbeda dengan profesinya.

Ia harus menyelediki dugaan pembunuhan yang sudah terjadi puluhan tahun lalu. Di tengah mengerjakan kasus tersebut, Mikael tanpa sengaja bertemu dengan Lisbeth Salander, seorang agent investigasi yang ternyata juga seorang hacker.

Bersama dengan Lisbeth, wanita unik, cerdas, dan tubuhnya dipenuhi tattoo , mereka menyelesaikan invetigasi mereka yang membawah mereka ke petualangan seruuu dan benar-benar diluar dugaan.

Bagi saya, cerita 'The Girl With The Dragon Tattoo' mampu membuat emosi saya naik turun, mampu membuat saya tidak mau berhenti membaca, karena semakin lama semakin dalam saja ceritanya. Dan endingnya?? Tentu saja tanpa bisa anda tebak. 

Oh ia buku ini sudah di film kan di Eropa tahun 2010 dan menuai sukses. Saking suksesnya, tahun 2011 Hollywood membuat re-make nya dan sudah terbit December 2011, menurut berita yang saya baca, film ini sukses dan termasuk film yang masuk kedalam BOX Office!! Mau tau siapa yang menjadi Mikael Blomkvist? Well, Daniel Craig....yaayy anda harus baca buku dan nonton film nya ;-) 

Semoga review buku The girl with the dragon Tattoo bermanfaat bagi anda. Saya akan mereview buku selanjutnya 'The Girl Who Played With Fire' (SA/2012)

Baca Review Buku Lain: 


Thursday, September 23, 2010

Review Buku: Ptolemy's Gate

From: The Bartimaeus Trilogy
By: Jonathan Stroud
Genre: Novel Fiksi Fantasi
Rating: *****
Page: 576 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Poppy Damayanti Chusfani
Editor: Dini Pandia
Cetak I : September 2007

Ptolemy's Gate adalah buku terakhir dari Trilogy Bartimaeus karya Jonathan Stroud, yang terdiri dari, Buku satu: The Amulet of Samarkand, dan Buku dua: The Golem's Eye .

Tiga tahun berlalu setelah Nathaniel atau John Mandrake berhasil memecahkan misteri Golem yang telah memporak-porandakan kota London. Saat ini, Ia bahkan telah menduduki jabatan yang sangat bergengsi di kementrian Inggris, Menteri Penerangan.

Review Buku: The Golem's Eye

From: The Bartimaeus Trilogy
By: Jonathan Stroud
Genre: Novel Fiksi Fantasi
Rating: *****
Page: 624 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Poppy Damayanti Chusfani
Editor: Dini Pandia
Cetak I : July 2007

Bartimaeus is back! Sebelumnya, Jin yang sangat kocak, arogan, egois, dan selalu beruntung ini hadir di buku pertama dari Trilogy karya Jonathan stroud, The Amulet of Samarkand yang tak kalah keren dari buku keduanya. Oh ya, saya sarankan, sebaiknya kalian membaca terlebih dahulu buku satu: The Amulet of Samarkand sebelum membaca buku dua: The Golem's Eye.

Review Buku: The Amulet of Samarkand

From: The Bartimaeus Trilogy
By: Jonathan Stroud
Genre: Novel Fantasi
Rating: *****
Page: 512 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Poppy Damayanti Chusfani
Cetak I : Mei 2007

Buku ini bercerita tentang petualangan Bartimaeus, jin yang telah berusia 5000 tahun dan Nathaniel, sang master yang baru berusia 12 tahun. Cerita buku ini mengambil setting di kota London, beberapa ratus tahun silam. Kala itu pemerintahan kota London masih di kuasai oleh para penyihir.

Buku satu dari The Bartimaeus Trilogy ini cukup menarik, plotnya mengalir dengan cepat, ringan, serta lucu. Lucu, karena di buku ini, sang Jin Bartimaeus lah yang bercerita, bisa kalian bayangkan, bagaimana serunya sosok Jin itu, apa lagi saat ia mengetahui 'Master' yang memanggilnya hanyalah seorang anak kecil.

Friday, September 10, 2010

Review Buku - Harry Potter and the Deathly Hallows

By: J.K. Rowling
Genre: Novel Fantasi
Rating: *****
Page: 607 Halaman
Penerbit: Bloomsbury Publishing PLC, Scholastic Press, Raincoast Books
Release: July 21, 2007

Sebelum aku menulis review serial Harry Potter yang terakhir ini, rasanya aku harus tarik nafas terlebih dahulu *sigh*. Buku ini ku baca 3 hari secara maraton dan akhirnya ‘I finished.’

Senang sekali bisa tau endingnya, rasa penasaran dan deg-deg kan yang kurasakan akhirnya lenyap. Maklum saja sebelum buku ini terbit banyak sekali spekulasi yang beredar di media internet, bagaimana J.K. Rowling akan mengakhiri serial fenomenal ini, dan tentu saja dia mengakhirinya dengan baik. Walaupun di bab awal, ceritanya sangat berat dan lamban karena banyak sekali cerita tentang masa lalu yang di ceritakan di awal buku, dan tentu saja kita harus baca dengan teliti soalnya semua akan bertautan di akhir cerita nanti.

And here we go, the spoiler….

Sebentar lagi Harry akan berusia 17thn, otomatis pelindung yang ada di rumah keluarga Dursleys' pun akan hilang. Tidak ada pilihan lain Harry harus di pindahkan secepatnya, tapi sebelumnya keluarga Dursleys' yang di evakuasi oleh Ministry. Dan tak lama setelah itu Harry di jemput oleh anggota Order of the Phoenix. Sayang, pemindahan Harry yang tanggal nya di rahasiakan, di ketahui oleh Voldemort. Harry dan teman-temannya di serang oleh Voldemort dan kaki tangannya.

Setelah berjuang meloloskan diri dari sergapan itu, mereka akhirnya berhasil, tapi mereka harus membayar mahal dengan meninggalnya salah satu anggota Order of the Phoenix, Harry di sembunyikan di rumah keluarga Weasley.

Saat pernikahan Bill dan Fluer berlangsung tiba-tiba saja Kingsley Shacklebolt's memperingatkan mereka semua, bahwa Valdermort telah membunuh Rufus Scrimgeour (Menteri sihir) dan ia sedang mengirim kaki tangannya (Death Eater) ke pernikahan itu, para tamu dan keluarga Weashley termasuk Harry dan Hermione segera menghilang, meninggalkan The Burrow.

‘The dark lord is back,’ yup Valdermort akhirnya menguasai kementrian sihir dan semua aturan pun berubah. Dark magic tidak lagi terlarang, Anggota dan keluarga Order of the Phoenix menjadi buron, begitu juga Harry, ia menjadi orang no 1 yang di cari oleh kementrian versi Valdermort.

Di tengah pelariannya, Harry, Ron dan Hermione berusaha memecahkan mistery Horcruxes. Mereka hidup menjadi buronan, bersembunyi dari hutan satu kehutan lainnya, sambil mencari petunjuk di mana Valdermort menyembunyikan sisa Horcruxes nya.

Petualangan mereka bertiga mencari Horcruxes, tanpa sengaja membawa mereka pada cerita sihir legendaris ‘The Deathly Hallows,’ yang merupakan cerita dongeng anak-anak di kalangan penyihir. The Deathly Hallows merupakan 3 object sihir yang terdiri dari; Tongkat, Batu dan jubah menghilang. Siapa pun yang memiliki ketiga barang itu maka ia akan menjadi ‘Master Of Death,’ dan tak terkalahkan.

Harry di hadapkan akan 2 pilihan, akan kah ia tetap mencari Horcruxes sesuai perintah Albus Dumbledore, orang yang sangat ia hormati, atau mencari elemen dari The Deathly Hallows!? Dan menjadi tak terkalahkan!?.

Well, banyak rintangan yang mereka hadapi, banyak ‘LUCK’ yang mereka dapatkan dan banyak ‘INFO’ yang membuka tabir masa lalu. Bagai menyusun sebuah puzzle dan menyelesaikannya, petualangan merekapun berakhir di Hogwarts, sekolah yang selalu di anggap rumah yang nyaman oleh Harry.

Pertempuran tak bisa di hindari. Dengan bantuan ‘Dumbledore Army, The Order of the Phoenix dan Guru Hogwarts mereka melawan ‘The Dark Lord’ dan kaki tangannya.

Di tengah peperangan itu Harry akhirnya berhasil memecahkan mistery Horcruxes dan The Deathly Hallows, ia juga akhirnya tau rahasia Severus Snape dan Albus Dumbledore.

Menurutku, buku terakhir dari serial Harry Potter ini merupakan jawaban dari semuanya, banyak cerita yang menjelaskan masa lalu tokoh utama nya. Tentu pula J.K. Rowling menyisipkan cerita cinta antara Harry vs Ginny dan Ron vs Hermione. Untuk kalian yang katanya maniak Harry potter, wajib baca buku ini.

“Well… good bye Harry Potter, I will miss you so much. And, I really hope to see you again in Albus, Lily, Hugo and Rose story.”(SA/2007)