Popular Posts

Be My Friends :-)

Thursday, September 23, 2010

Review Buku: Ptolemy's Gate

From: The Bartimaeus Trilogy
By: Jonathan Stroud
Genre: Novel Fiksi Fantasi
Rating: *****
Page: 576 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Poppy Damayanti Chusfani
Editor: Dini Pandia
Cetak I : September 2007

Ptolemy's Gate adalah buku terakhir dari Trilogy Bartimaeus karya Jonathan Stroud, yang terdiri dari, Buku satu: The Amulet of Samarkand, dan Buku dua: The Golem's Eye .

Tiga tahun berlalu setelah Nathaniel atau John Mandrake berhasil memecahkan misteri Golem yang telah memporak-porandakan kota London. Saat ini, Ia bahkan telah menduduki jabatan yang sangat bergengsi di kementrian Inggris, Menteri Penerangan.

Review Buku: The Golem's Eye

From: The Bartimaeus Trilogy
By: Jonathan Stroud
Genre: Novel Fiksi Fantasi
Rating: *****
Page: 624 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Poppy Damayanti Chusfani
Editor: Dini Pandia
Cetak I : July 2007

Bartimaeus is back! Sebelumnya, Jin yang sangat kocak, arogan, egois, dan selalu beruntung ini hadir di buku pertama dari Trilogy karya Jonathan stroud, The Amulet of Samarkand yang tak kalah keren dari buku keduanya. Oh ya, saya sarankan, sebaiknya kalian membaca terlebih dahulu buku satu: The Amulet of Samarkand sebelum membaca buku dua: The Golem's Eye.

Review Buku: The Amulet of Samarkand

From: The Bartimaeus Trilogy
By: Jonathan Stroud
Genre: Novel Fantasi
Rating: *****
Page: 512 Halaman
Penerbit: GPU
Penerjemah:Poppy Damayanti Chusfani
Cetak I : Mei 2007

Buku ini bercerita tentang petualangan Bartimaeus, jin yang telah berusia 5000 tahun dan Nathaniel, sang master yang baru berusia 12 tahun. Cerita buku ini mengambil setting di kota London, beberapa ratus tahun silam. Kala itu pemerintahan kota London masih di kuasai oleh para penyihir.

Buku satu dari The Bartimaeus Trilogy ini cukup menarik, plotnya mengalir dengan cepat, ringan, serta lucu. Lucu, karena di buku ini, sang Jin Bartimaeus lah yang bercerita, bisa kalian bayangkan, bagaimana serunya sosok Jin itu, apa lagi saat ia mengetahui 'Master' yang memanggilnya hanyalah seorang anak kecil.